Bila pembaca berita Buletin TV3 tersasul sedikit saja menyebut nama Anwar sebelum meralatkan menyebut nama Najib Razak sebagai perdana menteri, ruangan sosial menjadi riuh randah. Kesilapan itu diambil sebagai modal besar untuk membuat berbagai tafsiran negatif terhadap Najib dan positif bagi Anwar.Ceritanya kecil saja pembaca berita itu tersalah sebut.
